Monday, February 25, 2008

SMS Berhadiah

Banyak sekali kita temui saat ini program SMS berhadiah. Caranya, kita harus ketik .... dan kirim ke nomor tertentu dan pulsa kita pun akan berkurang sektitar Rp 2.000,-. Ini sebenarnya program yang menjebak, karena sama dengan perjudian. Sistem ini sama dengan sistem judi, karena pelanggan/peserta harus menyotor sejumlah uang tertentu kalau kita ingin ikut serta.
Menurut Anda bagaimana????

Saturday, February 23, 2008

Keistimewaan Yogyakarta



Persoalan keistimewaan Yogyakarta mulai muncul pada tahun 2000an. Banyak pihak menafsirkan persoalan ini dari berbagai pihak. Namun, bagi kebanyakan orang keistimewaan Yogyakarta ini cenderung pada persoalan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY. Beberapa hal yang lain tidak hanya melihat dari sudut itu, tetapi pada segi yang lebih luas, yang mencakup bentuk pemerintahan dan keistimewaan yang lain.

Gubernur DIY yang sekarang, Sri Sultan Hamengkubuwono X, sedang memperjuangkan Keistimewaan tersebut. Banyak pendapat tentang masalah Keistimewaan Yogyakarta ini. Apa pendapat Anda?

Persoalan Gaji

Gaji adalah kompensasi yang diperoleh seseorang atas pekerjaan yang telah dia lakukan. Besarnya gaji sangat bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah per bulannya. Besar kecilnya gaji itu saat ini kebanyakan berdasarkan pada tingkat pendidikan, dan sangat sedikit atau bahkan tidak ada yang tergantung pada kemampuan/keterampilan dan pengalaman kerja.

Ini tentu saja kurang begitu adil. Di lihat dari pekerjaan yang dilakukan, suatu posisi pekerjaan akan bisa berfungsi dengan baik jika dipegang atau ditangani oleh orang-orang yang terampil dan berpengalaman, bukan oleh orang yang berpendidikan. Orang yang berpendidikan cenderung hanya menguasai teori, mereka tidak menguasai medan. Walaupun pada kenyataannya teori dan medan/lapangan berkaitan erat, namun orang yang berhasil adalah orang yang lebih menguasai medan, bukan orang yang menguasai teori. Dasarnya adalah bahwa munculnya suatu teori pasti berdasarkan pada medan/situasi yang ada saat itu.

Buktinya adalah bahwa teori selalu berubah-ubah sesuai dengan perkembangan yang ada di lapangan. Contohnya adalah teori psikologi perkembangan yang mengenalkan adanya teori behaviorisme, konstruktivisme, dll.

Bagaimana pendapat Anda? Apakah anda lebih sepakat jika gaji didasarkan pada pendidikan? Atau apakah lebih sepakat jika gaji didasarkan pada pengalaman dan keterampilan?

Ijazah atau Ilmu

Banyak lulusan perguruan tinggi yang sekarang ini menganggur. Mereka sering disebut dengan pengangguran intelektual. Beberapa penyebabnya adalah disiplin ilmu yang tidak sesuai dengan pasar kerja yang ada, rasa gengsi kalau tidak mendapatkan pekerjaan sesuai dengan disiplin ilmunya, tidak memiliki keterampilan khusus, dan kurang percaya diri.

Pernah diterbitkan disebuat surat kabar sebuah artikel yang menyatakan bahwa lulusan perguruan tinggi, terutama di Yogyakarta, dianggap masih kurang percaya diri sehingga kalah bersaing dengan lulusan perguruan tinggi dari kota lainnya.

Permasalahan yang utama sebenarnya bukan banyaknya pengangguran, tetapi lebih pada pola berfikir para lulusan perguruan tinggi. Sebagian besar lulusan perguruan tinggi berorientasi untuk mencari pekerjaan setelah mereka lulus, bukan untuk menciptakan suatu lapangan kerja sendiri dengan kemampuan dan pendidikan yang dimilikinya.

Sekarang, mengapa orang kuliah? Untuk mencari ilmukah atau untuk sekedar mencari ijazah? Orang yang berorientasi kerja akan cenderung mencari ijazah, sehingga selama kuliah hanya mengenal dunia kampus, perpus, dan kos. Orang yang berorientasi menciptakan lapangan kerja sendiri akan cenderung mencari ilmu dan keterampilan sehingga mereka sering terlibat dalam berbagai kegiatan, mencari pengalaman-pengalaman baru. Dunia mereka cenderung lebih luas daripada mahasiswa yang study oriented. Bagaimana dengan Anda?