Wednesday, June 02, 2010

Israel VS Dunia

Baru-baru ini, dunia kembali digemparkan dengan berita penyerangan tentara israel atas relawan kemanusiaan yang sedianya akan memberikan bantuan kemanusiaan di GAZA. Berbagai elemen masyarakat menuding bahwa tindakan israel ini merupakan penghinaan terhadap hukum internasional karena penyerangan tersebut dilakukan di perairan internasional. Kelompok lainnya menyatakan bahwa tindakan tersebut tidak jauh beda dengan pembantaian, karena yang diserang adalah relawan yang notabene tidak dibekali dengan senjata.

US pun berkomentar (Menlu-nya), sudah bisa ditebak, US memang dari dulu bagaikan keset bagi israel. Tak heran jika Bu Menlu menyatakan bahwa US akan mendukung israel akan menjadi bangsa yang kuat. Ya begitulah, kasarnya, US di-keleki israel.

Yang aku herankan, kenapa liga ARAB tidak berbuat apa2?

Memikirkan hal-hal semacam itu membuatku larut dalam lamunan. I wish I were the President of IRAQ. Tentu, israel sudah aku bom dari dulu. Ratusan, atau bahkan ribuan Rudal-rudal scud sudah aku jatuhkan di tanah israel. Aku kirimkan pasukan terbaikku, akan ku usir israel dari tanah PALESTINA. Akan aku embargo israel dan US dan sekutunya. Minyakku tidak akan pernah aku ekspor ke mereka.

Ya, itu hanyalah hayalan.

Beli Rumah Gratis

Saya pernah buka link yang isinya tentang promoso bagaimana membeli rumah tanpa modal alias nol rupiah. Link dapat dilihat di SINI.

Setelah saya cermati ulang, kadang-kadang berfikiri, apa mungkin membeli rumah tanpa modal? Halal gak model-model seperti itu? Menurut Anda bagaimana?

Wednesday, May 13, 2009

HIV/AIDS, Flu Babi dan Flu Burung

Hm... membicarakan tiga penyakit yang bisa dibilang paling 'ditakuti', setidaknya hingga saat ini. Pertanyaan mendasarnya, darimana asal muasal ketiga penyakit tersebut?

AIDS pertama kali ditemukan di Amerika Serika sedangkan flu burung pertama kali terdeteksi di Inggris. Yang terkahir, flu babi pertama kali ditemukan di Meksiko, Amerika. Banyak spekalasi yang menyatakan bahwa ketiga penyakit tersebut disebabkan oleh percobaan genetika, entah disengaja atau tidak. Namun menurut Bagong, munculnya ketiga penyakit tersebut adalah semata-mata disengaja oleh pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan dari situ.

Pihak yang dimaksud bisa orang pribadi, organisasi, lembaga atau bahkan suatu negara. Ada yang berpendapat bahwa virus HIV yang merupakan penyebab AIDS pada mulanya merupakan hasil dari penelitian genetika yang tujuan utamanya adalah untuk penghancuran suatu etnis. Dengan kemajuan teknologi, hal ini sangat memungkinkan karena memang bisa diciptakan suatu virus yang hanya menyerang etnis tertentu. Mengapa hal ini mungkin? Karena setiap etnis memiliki ciri-ciri genetika tertentu yang berbeda dengan etnis lainnya.

Meskipun bisa dikatakan demikian, pemerintah AS (melalui media bonekanya) mencoba meyakinkan publik bahwa virus HIV berasal dari simpanse yang kemudian menular ke manusia. Namun, itu tentu saja ada salahnya. Bukti-bukti dari berbagai tulisan ahli kesehatan menunjukkan bahwa virus HIV ditemukan pada para gay di Amerika dan kaum heteroseksual di Afrika.

Para gay Amerika yang positif mengidap HIV adalah mereka yang sebelumnya pernah mengikuti percobaan vaksin hepatitis B (untuk lebih jelasnya silahkan baca di sini)

Kemudian tentang flu burung dan flu babi. Flu burung kabarnya pertama kali ditemukan pada kasus di Inggris sedangkan flu babi ditemukan pertama kali di Meksiko. Kedua flu ini memiliki gen yang mirip dengan flu musiman. Mengapa flu babi dan flu burung bisa menjadi pandemi? Bisa jadi, ada unsur kesengajaan.

Kadang-kadang terasa tidak masuk akal ketika kalau flu burung ini bisa menyebar ke seluruh dunia. Apa yang menjadi perantaranya? Bagong meragukan kalau yang jadi perantara utama adalah migrasi burung. Kalau burung yang bermigrasi yang menyebarkan, tentunya akan ditemukan ribuan burung migran yang mati mendadak. Logikanya, kalau burung migran itu terserang flu burung, tentu mereka tidak bisa migrasi (mati duluan sebelum mereka sempat terbang).

Dikatakan flu babi karena unsur genetiknya mirip dengan flu yang ada pada babi. Tapi Bagong menduga kalau sebenarnya flu pada babi tidak akan menular pada orang yang secara genetika tidak memiliki unsur seperti gennya babi (orang yang tidak pernah mengkonsumsi babi). Pertanyaan yang mendasar tentang flu babi: Apakah benar kalau flu itu pertama kali menular dari babi ke manusia?

Bagong menduga bahwa sebenarnya flu itu berasal awalnya dari manusia yang kemudian menular ke babi. Manusia seperti apa yang menjadi induk awalnya, Bagong menduga bahwa manusia yang pertama kali meninggal karena flu babi itulah yang menjadi agen penyebar virus flu. Harunya korban tersebut diteliti lebih mendalam, apakah dia pernah menjadi sampel dari ujicoba genetika?

Jika semua pemikiran ini benar, maka sebenarnya Amerikalah yang sedang mengembangkan senjata biologis untuk memusnahkan etnis tertentu. Betapa licinnya Amerika ketika menuduh irak memiliki senajta pemusnah masal. Padahal, Amerika-lah yang sebenarnya mengembangkan senjaga pemusnah masal.

Sekali lagi, ini hanyalah suatu imajinasi, benar salahnya silahkan diteliti sendiri.

Thursday, May 07, 2009

Tentang Syarat Capres dan Cawapres

Kita sebentar lagi akan memasuki babak kedua pemilihan umum, yaitu pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Namun, kalau kita cermati Undang-Undang nomor 42 tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, ada hal yang aneh dan janggal, yang mana jika dicermati dengan lebih seksama undang-undang tersebut sangat membatasi hak-hak warga negara yang tertuang dalam UUD 1945.

Sebagai contohnya, dalam Bab III, Bagian Kesatu, Pasal 5, Poin K, disebutkan bahwa calon presiden dan wakil presiden "memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan telah melaksanakan kewajiban membayar pajak selama 5 (lima) tahun terakhir yang dibuktikan dengan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi". Sekilas memang terlihat wajar, namun jika diamati dengan lebih mendalam, syarat ini tentu saja sangat membatasi hak-hak orang miskin untuk menjadi presiden.

Pertanyaan yang muncul kemudian adalah "Apakah hanya orang-orang kaya saja yang bisa mencalonkan diri menjadi presiden?" Kenapa saya bilang orang kaya? Karena hanya orang kaya saja yang telah memiliki NPWP dan telah melaksankan kewajiban membayar pajak selama 5(lima) tahun terakhir. Orang miskin, yang penghasilannya tidak lebih dari Rp 15,8 juta per tahun tentu saja tidak punya NPWP. Dan kalau pun punya, dia tentu tentu saja tidak melaksanakan kewajiban membayar pajak, karena tidak memenuhi syarat sebagai wajib pajak sesuai dengan undang-undang perpajakan.