Saturday, September 24, 2011

Kalau Bagong Jadi Presiden (Sempalan 3)

Setelah melakukan semedi dan perenungan, Bagong mulai menemukan jalan terang bagaimana untuk membangun negeri yang sudah terlanjur hancur (mendekati lebur) ini. Tiga sektor yang akan menjadi perhatian utama adalah Transportasi, Utilitas (Air, Listrik, dll), dan Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Dalam sektor transportasi, target yang perlu dicapai adalah terciptanya sistem transportasi terpadu, berkelanjutan, ramah lingkungan dan manusiawi. Salah satu program utamanya adalah penyediaan transportasi umum untuk setiap desa, Satu Desa Satu Angkutan Umum, dimana moda transportasinya akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing desa. Angkutan umum tersebut akan melayani perjalanan dari satu desa/kampung ke Pusat Kecamatan. Kemudian nanti dari pusat kecamatan ke Pusat Kabupaten akan dilayanai oleh transportasi yang dikelola swasta.

Dalam sektor transportasi, yang dibangun tidak hanya transportasinya saja, namun juga seluruh elemen pendukung, termasuk bahan bakar. Dalam kaitannya dengan bahan bakar, pemerintah secara bertahap akan mengurangi jumlah BBM bersubsidi dan pada akhirnya akan menghapuskan subsidi bagi BBM. Dana yang semula untuk subsidi BBM akan digunakan untuk membangun sistem transportasi perdesaan.

Kita ketahui bersama, bahwa salah satu masalah utama di sektor transportasi adalah berlebihannya jumlah kendaraan pribadi, terutama sepeda motor. Dalam 5 tahun, Bagong mentargetnya bisa membatasi pertumbuhan kendaraan bermotor hingga hanya 5 persen per tahun. Dengan telah terbangunnya sistem transportasi perdesaan yang handal, dan terbangunnya sistem transportasi perkotaan yang terpadu, pembatasan pertumbuhan kendaraan pribadi tidaklah akan menjadi masalah. Kebijakan yang akan diterapkan untuk membatasi jumlah kendaraan pribadi adalah: 1) Mengatur tata cara pembelian kendaraan bermotor lewat kredit; 2) Menaikkan pajak kendaraan bermotor pribadi; dan 3) Menghapuskan subsidi BBM.

Dalam kaitannya dengan infrastruktur transportasi, terutama jalan, Bagong merasa bahwa prosedur pembangunan jalan (termasuk lelang) perlu diperbaiki. Hal yang utama adalah menetapkan bahwa pemenang lelang bertanggung jawab atas pemeliharaan jalan selama 10 tahun sejak jalan diserahterimakan. Hal ini diharapkan agar jalan-jalan di negeri ini bisa bertahan selama 10 tahun. Untuk menjaga kondisi jalan, Bagong merasa perlu untuk tidak mentolerir kendaraan overload.

Dalam sektor utilitas, target utama Bagong adalah menyediakan sarana air bersih dengan kondisi yang bagus bagi seluruh rakyat. Sumber-sumber air bersih akan dikelola sepenuhnya oleh pemerintah untuk kesejahteraan rakyat. Pemerintah akan membangun instalasi air bersih di setiap kabupaten dengan target bahwa tidak akan ada lagi kekurangan air bersih bagi seluruh rakyat.

Kelangkaan air bersih disinyalir disebabkan oleh berkurangnya daerah resapan. Pembangunan permukiman yang tidak mempertimbangkan daerah resapan akan dilarang. Setiap rumah dan bangunan harus memiliki daerah resapan air. Setidaknya bahwa bangunan dan rumah tersebut memiliki daerah resapan yang mampu menyerap 75% air hujan, sedangkan 25% sisanya boleh dibuang ke saluran drainase.

Kaitannya dengan listrik, Bagong berjanji akan menyediakan listri (dan energi terbarukan) bagi seluruh rakyat (termasuk di daerah pedalaman). Pembangunan dan penelitian sumber-submber energi terbarukan merupakan keharusan.

Dalam bidang TIK, Bagong akan melanjutkan dan mempercepat program yang sekarang sudah dilaksanakan oleh pemerintah yang sekarang, yaitu PLIK (Pusat Layanan Internet Kecamatan). Kedepannya, akan ditingkatkan menjadi Satu Desa Satu Akses Internet. Pemerintah akan mengatur akses dan konten-konten yang bisa diakses. Bagong tidak akan mentolerir pornografi, setiap rakyat yang mengakses dan mengunggah konten-konten porno akan ditindak tegas.

Selain ketiga sektor utama tersebut, sektor ketenagakerjaan juga akan diperhatikan. Salah satu kebijakannya adalah Mengharuskan setiap warga dengan jumlah PPh di atas 5 juta untuk mempekerjakan seorang pembantu rumah tangga dengan gaji bulanan minimal sesuai dengan UMR daerah setempat. Gaji yang dibayarkan kepada PRT tersebut bisa menjadi pengurang bagi Penghasilan Kotor wajib pajak tersebut. Dampak utama dari kebijakan ini adalah urbanisasi besar-besaran. Namun demikian, jika sudah tercipta sistem transportasi massa yang handal, itu tidak menjadi masalah.

(to be continued)

Thursday, October 21, 2010

Transportation: Brief Review

It has been well established that transport is vital to development. Transport provides accessibility to goods, services, jobs, educational opportunities, friends and relatives. Without viable transportation, the quality of life does not improve and poverty is only prolonged. Furthermore, rural poverty is pervasive and difficult to address. Improving mobility can reduce rural poverty by facilitating women, men, and children to more readily access services (education, health, finance, markets), obtain goods and income, and participate in social, political and community activities. Moreover, mobility requires a combination of appropriate transport infrastructure, improved transport services, and affordable means of transport, both motorized and non-motorized (Starkey, 2002)1.

Investment in transport infrastructure and improved transport service are crucial for meeting the Millennium Development Goals (MDGs). There is now an increased importance attached to measures that will help to achieve the MDGs. Beside economic objectives these emphasize social consideration relating to health, education and women's well being. In part, better road planning can be achieved through more effective public participation, including the active involvement of woman, to help identify the routes that are most wanted by the community and the engineering designs and choices that can maximizes work opportunities for local population (Forum News, 2007)2. Therefore, road selection and designs cannot be left to engineers and planners alone.

On the other hand, the development and provision of rural transport facility and infrastructure are unique matters that cannot be generalized with that of urban transport. The general problems which may emerge when develop and provide sufficient rural transport facility and infrastructure are limited amount of fund and its financial feasibility. Providing rural transport is frequently considered as financially unfeasible as the cost/expenditure is much larger that the revenue. This is the main constraint for the operator in providing rural transport service; besides, (local) government does not have enough financial resource to provide subsidiary. In fact, the more crucial problem in providing rural transport service and infrastructure is their sustainability.

Wednesday, June 02, 2010

Israel VS Dunia

Baru-baru ini, dunia kembali digemparkan dengan berita penyerangan tentara israel atas relawan kemanusiaan yang sedianya akan memberikan bantuan kemanusiaan di GAZA. Berbagai elemen masyarakat menuding bahwa tindakan israel ini merupakan penghinaan terhadap hukum internasional karena penyerangan tersebut dilakukan di perairan internasional. Kelompok lainnya menyatakan bahwa tindakan tersebut tidak jauh beda dengan pembantaian, karena yang diserang adalah relawan yang notabene tidak dibekali dengan senjata.

US pun berkomentar (Menlu-nya), sudah bisa ditebak, US memang dari dulu bagaikan keset bagi israel. Tak heran jika Bu Menlu menyatakan bahwa US akan mendukung israel akan menjadi bangsa yang kuat. Ya begitulah, kasarnya, US di-keleki israel.

Yang aku herankan, kenapa liga ARAB tidak berbuat apa2?

Memikirkan hal-hal semacam itu membuatku larut dalam lamunan. I wish I were the President of IRAQ. Tentu, israel sudah aku bom dari dulu. Ratusan, atau bahkan ribuan Rudal-rudal scud sudah aku jatuhkan di tanah israel. Aku kirimkan pasukan terbaikku, akan ku usir israel dari tanah PALESTINA. Akan aku embargo israel dan US dan sekutunya. Minyakku tidak akan pernah aku ekspor ke mereka.

Ya, itu hanyalah hayalan.

Beli Rumah Gratis

Saya pernah buka link yang isinya tentang promoso bagaimana membeli rumah tanpa modal alias nol rupiah. Link dapat dilihat di SINI.

Setelah saya cermati ulang, kadang-kadang berfikiri, apa mungkin membeli rumah tanpa modal? Halal gak model-model seperti itu? Menurut Anda bagaimana?