Thursday, July 24, 2008

Aku Bukan Pilihan

"Aku Bukan Pilihan" adalah judul lagu-nya Bang Iwan Fals. Saat ini mungki lagu itulah yang mencerminkan keadaan q. Sakit emang ketika melihat orang yang kita sayang ternyata mendua. Rasanya apa yang kita lakukan terhadap dia sia2 saja. Ya... biarlah semua terjadi... Aku Memang Bukan Pilihan... Aku punya hak UNTUK MEMILIH.... BUKAN UNTUK DI PILIH.... :D

Thanks bgt ya Bang Iwan Fals, dari lagu mu aku bisa belajar mengambil keputusan, walau awalnya sakit.... :)

"OI BERSATULAH" B-)

Tuesday, July 22, 2008

Apa sich bedanya?

Apa sech bedanya antara kaya dan miskin? pintar dan bodoh?
Sebenarnya keduanya itu kan sama-sama saling membutuhkan... Coba bayangkan, kalau kemampuan semua orang itu sama, pasti gak akan ada yang dikatakan pintar dan tidak ada juga yang dikatakan bodoh. Kalau semua orang memiliki kekayaan yang sama, pasti tidak akan ada yang dikatakan orang kaya, dan tidak ada juga yang dikatakan orang miskin....

Tapi kadang aneh juga, sekarang itu banyak orang yang kaya harta tetapi miskin beraman. Banyak orang yang pintar 'memanipulasi' dan bodoh untuk menemukan kebenaran.

Saturday, June 28, 2008

Akhirnya Datang Juga..........

Akhirnya ke Gap-TeK-anku segera teratasi, hehehehe.........
aku bisa gabung di Blog ini, duh senengnya..
Tengkiu berat Bung yang sudah Invite ke aku yak...
kirim artikelnya laen kali aja...hihihihi....lagi gak punya ide niy

Tenkiu Somat

Friday, June 27, 2008

Tentang Ikan dan Air

Ikan dan air bagaikan dua sisi mata uang, dua hal yang kadang susah dipisahkan. Ikan yang selalu membutuhkan air, dan air yang kadang akan senang dengan hadirnya ikan. Namun, pernahkan anda mempertanyakan: Apakah ikan merasa bersyukur dengan hadirnya air?

Seandainya ikan itu seperti manusia, mungkin akan ada yang bersyukur dan akan ada yang menganggap bahwa air itu adalah milik mereka. Bagi mereka yang bersyukur, tentu mereka akan berterima kasih kepada air, karena air memberi mereka kehidupan. Namun bagi golongan yang kedua, air bukanlah apa-apa. Mereka berfikir bahwa mereka bisa hidup tanpa air. Pikiran semacam itu tidaklah benar.

Bagaimanakah cara menyadarkan ikan yang semacam itu? Sangat sederhana, kita hanya perlu mengangkat ikan tersebut dari dalam air dan dibiarkan dia hidup tanpa air selama beberapa detik, atau menit, atau bahkan jam. Dengan begitu, sebagian besar dari mereka pasti akan sadar begitu pentingnya air bagi mereka.

Bagaimana dengan manusia sendiri? Apakah manusia juga sadar bahwa semua yang ada di dunia ini memberikan manfaat bagi dia? Dan apakah mereka sudah bersyukur dengan semua itu? Kalau mereka belum sadar akan pentingnya semua yang ada di dunia (baik material maupun non-materi), cara menyadarkannya adalah sama dengan cara menyadarkan ikan akan pentingnya air bagi mereka.

Manusia akan merasakan begitu pentingnya udara ketika manusia berada di ruang hampa udara. Manusia akan merasakan begitu pentingnya bumi ketika mereka di angkasa. Manusia akan merasa begitu pentingnya air ketika mereka di padang pasir. Manusia akan sadar begitu pentingnya amal ketika mereka di alam barzah.........